
Bra wanita ternyata dapat dimodifikasi dan memiliki fungsi berganda sebagai topeng gas muka. Penemuan itu telah memenangi penghargaan dari Universiti Harvard untuk penemuan paling eksentrik tahun ini.
Penghargaan itu disebut Ig Nobel,(parodi kepada anugerah Nobel) diumumkan beberapa hari sebelum penghargaan Nobel di Stockholm yang sesungguhnya diumumkan. Bra dapat ditukar menjadi dua topeng gas ketika darurat. Satu untuk pengguna bra dan satu lagi untuk siapa yang memerlukannya.

Idea cemerlang itu berasal dari Elena Bodnar, Raphael Lee, dan Sandra Marijan. Mangkuk bra itu dilengkapi dengan alat penyaring dan dibentuk agar dapat cukup untuk wajah. Bukan sekadar main-main, penemuan itu telah didaftarkan hak patennya.
Hadiah Ig Nobel lain untuk bidang Kimia diberikan kepada tiga peneliti dari Universiti Autonoma de Mexico, iaitu Javier Morales, Miguel Apatiga, dan Victor Castano. Mereka menciptakan berlian dari tequila. Sedangkan hadiah untuk bidang kesusasteraan jatuh kepada polis Irland kerana telah menulis lebih dari 50 surat tilang untuk seorang Prawo Jazdy yang dalam bahasa Poland bermaksud ’surat izin mengemudi’.
Sedangkan Stephan Bollinger dan doktor lain dari Universiti Bern di Swiss menerima hadiah perdamaian karena mendemonstrasikan bahwa botol bir kosong lebih mungkin melukakan kepala dalam pertarungan di bar dibandingkan dengan botol berisi penuh. Hadiah Ig Nobel diberikan kepada mereka yang menemukan sesuatu yang membuat orang tertawa lalu berpikir.
Sumber : BBC